Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Ahlus Sunnah | Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Ahlus Sunnah Bab II. Kaidah dan Prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam Mengambil dan Menggunakan Dalil. (56) Ahlus Sunnah 1. Sumber 'aqidah adalah Kitabullah (al-Qur-an), Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang shahih, dan ijma' Salafush Shalih. 2. Setiap Sunnah yang shahih yang berasal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wajib diterima, walaupun sifatnya ahad. Allah 'Azza wa Jalla berfirman: "Dan apa-apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa-apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah." (QS. Al-Hasyr: 7) 3. Yang menjadi rujukan dalam memahami al-Qur-an dan as-Sunnah adalah nash-nash (teks al-Qur-an maupun hadits) yang menjelaskannya, pemahaman Salafush Shalih dan para Imam yang mengikuti jejak mereka, serta dilihat arti yang benar dari bahasa Arab. Namun jika hal tersebut sudah benar, maka tidak dipertentangkan lagi dengan hal-hal yang berupa kemungkinan sifatnya menurut bahasa. 4. P...

Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah | Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah Bab I. A. Definisi 'Aqidah. 'Aqidahmenurut bahasa berasal dari kata al-'Aqdu (العقد) yang berarti ikatan, at-Tautsiqu (التوثيق) yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al-Ihkamu (الإحكام) artinya mengokohkan/menetapkan, dan ar-Rabthu biquwwah (الربط بقوۃ) yang berarti mengikat dengan kuat. (10) Sedangkan menurut istilah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya. Jadi, 'Aqidah Islamiyah adalah: Keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala pelaksanaan kewajiban, bertauhid (11) dan ta'at kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-malaikat-Nya, Rasul-rasul-Nya, Kitab-kitab-Nya, Hari Akhir, Taqdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah shahih tentang Prinsip-prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma' (konsensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-be...

Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Muqaddimah. Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan kejelekan amalan-amalan kita, barangsiapa yang Allah tunjuki, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya hidayah. Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan Allah. "Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam." (QS. Ali 'Imraan: 102) "Wahai manusia, bertaqwalah kepada Rabbmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya, dan daripada keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan y...

Buku Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah | Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Buku Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Daftar Isi. Buku Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Muqaddimah . Bab I. A. Definisi 'Aqidah . B. Objek Kajian Ilmu 'Aqidah . C. Makna Salaf . D. Makna Ahlus Sunnah wal Jama'ah . E. Sejarah Munculnya Istilah Ahlus Sunnah wal Jama'ah . Bab II: Kaidah dan Prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam Mengambil dan Menggunakan Dalil . Bab III: Penjelasan Kaidah-kaidah dalam Mengambil dan Menggunakan Dalil. Penjelasan Kaidah Kedua. Penjelasan Kaidah Kelima. Penjelasan Kaidah Keenam. Penjelasan Sikap Ahlus Sunnah wal Jama'ah Terhadap Ilmu Kalam. Penjelasan Kaidah Kesepuluh. Bab IV: Beberapa Karakteristik 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. 1. Keotentikan sumbernya. 2. Berpegang teguh kepada prinsip berserah diri kepada Allah dan kepada Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam. 3. Sejalan dengan fitrah yang suci dan akal yang sehat. 4. Mata rantai sanadnya sampai kepada Rasulu...